slide
Jumat, 19 September 2014
 
fb tw tw
24/10/2011 12:53:44 WIB

Dinas Tata Kota

gb

Kota adalah tempat konsentrasi penduduk lebih padat dari wilayah sekitarnya karena terjadi pemusatan kegiatan fungsional yang berkaitan dengan kegiatan atau aktivitas penduduknya, dan dengan ungkapan berbeda kota adalah permukiman yang berpenduduk relatif besar, luas, areal terbatas, pada umumnya bersifat non agraris, kepadatan penduduk relatif tinggi, tempat sekelompok orang dalam jumlah tertentu dan bertempat tinggal dalam suatu wilayah geografis tertentu yang cenderung berpola hubungan rasional, ekonomis dan individualistis.

Perencanaan dalam suatu definisi yang sederhana adalah menetapkan suatu tujuan dan memilih langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Perencanaan  tata ruang kawasan perkotaan dapat diartikan sebagi kegiatan merencanakan pemanfaatan potensi dan ruang perkotaan serta pengembangan. Perencanaan tata ruang kota secara prosedural mengacu pada UU No.24 Tahun 1992 tentang Penataan ruang. dan perencanaan tata ruang perkotaan secara sederhana dapat diartikan sebagai kegiatan perencanaan pemanfaatan potensi dan ruang perkotaan serta pengembangan infrastruktur pendukung yang dibutuhkan untuk mengakumulasi kegiatan social ekonomi yang diinginkan.

Menurut Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, penataan ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang, merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan antara yang satu dan yang lain dan harus dilakukan sesuai dengan kaidah penataan ruang sehingga diharapkan :

  1. Dapat mewujudkan pemanfaatan ruang yang berhasil guna dan berdaya guna serta mampu mendukung pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
  2. Tidak terjadi pemborosan pemanfaatan ruang.
  3. Tidak menyebabkan terjadinya penurunan kualitas ruang.

Dengan dibentuknya Dinas Tata Kota Kota Bekasi yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010, maka Dinas Tata Ruang Kota Bekasi berkewajiban menjadi “leader” untuk melaksanakan penataan ruang di wilayah Kota Bekasi yang meliputi kegiatan perencanaan, pemanfaatan, pengawasan dan pengendalian.

Pengendalian pemanfaatan ruang dilakukan  melalui perizinan pemanfaatan ruang, pemberian insentif dan disinsentif, serta pengenaan sanksi. Perizinan pemanfaatan ruang dimaksudkan sebagai upaya penertiban pemanfaatan ruang sehingga setiap pemanfaatan ruang harus dilakukan sesuai dengan Rencana Tata Ruang. Izin pemanfaatan ruang diatur dan diterbitkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang, baik yang dilengkapi dengan izin maupun yang tidak memiliki izin, dikenai sanksi administratif, sanksi pidana penjara, dan atau sanksi pidana denda.

 


 .

Dinas Tata Kota
slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

TERJEMAHKAN




create gmail accountgmail sign inwww.gmail.comgmail sign in