slide
Minggu, 21 Desember 2014
 
fb tw tw
31/03/2012 23:14:57 WIB

Wujudkan _Bekasi Sehat, SMAN 7 _Bekasi, Sekolah Berwawasan Lingkungan

gb

Apakah kalian pernah mendengar sekolah berwawasan lingkungan? Mungkin sebagian dari kalian pernah mendengarnya, tetapi sebagian lagi belum pernah tahu.
Salah satu sekolah berwawasan lingkungan yang ada di kawasan _Bekasi, Jawa Barat, adalah sekolah kami  SMA Negeri 7 _Bekasi. “Sekolah kami ini telah mendapat penghargaan Adiwiyata, yaitu penghargaan yang diberikan bagi tempat yang mencerminkan budaya menjaga lingkungan dan kebersihan seperti sekolah kami”, ujar Hj. R.Ida Nurhaida, S.Pd, selaku Kepala Sekolah tersebut

Sekolah ini memiliki berbagai tempat yang asyik dan menarik, yang menjadi tempat favorit bagi siswa, antara lain Saung dan Kantin Alam. Di Kantin Alam, siswa bisa menggunakan peralatan makan yang ramah lingkungan. Makanan yang disediakan pun bebas dari bahan berbahaya, seperti zat pewarna, pengawet, pemanis, dan penyedap rasa.

Tidak hanya itu, ekstrakurikuler atau Ekskul Lingkungan Hidup (ELH) di sekolah kami juga mengolah sampah organik di sekolah untuk dijadikan pupuk kompos, yang telah menjadi usaha dengan koperasi mitra sekolah, ujarnya.

Masih dengan bu Ida Nurhaida, Suasana sekolah yang asri juga menunjang proses pembelajaran di sekolah. Sementara keberadaan gedung sekolah lebih terlihat terbuka, sehingga komunikasi antar siswa dan guru menjadi tak terbatas dan dapat dilakukan di luar kelas, serta tidak membosankan. Asyik, bukan?

Sekolah tersebut memperoleh beberapa penghargaan Sekolah Sehat, yang berawal dari ide kepala sekolah untuk mengajak siswa membawa tanaman dan menciptakan keadaan yang bersih.

”Caranya, dengan mengadakan lomba kebersihan kelas dan peduli lingkungan, yang memenuhi berbagai aspek, seperti fasilitasi kelas bersih dan jumlah tanaman per kelas. Harapannya warga sekolah merasa memiliki dan mempunyai rasa peduli lingkungan. Diri kita mencerminkan keberadaan lingkungan di mana kita berada,”ujar Ida.

SMAN 7 Bekasi tentu dapat menjadi contoh bagi sekolah lain, untuk mengajarkan bagaimana menjaga keselarasan hidup dengan alam melalui tindakan nyata. Ada sanksi yang diberikan kepada siswa yang membuang sampah sembarangan atau tidak peka terhadap sampah yang ada di sekitarnya, yaitu dengan membayar denda Rp 10.000. Uang denda ini digunakan untuk menunjang ELH. Dengan demikian, siswa bisa belajar bersikap disiplin dan bertanggung jawab terhadap lingkungan tempat mereka berada, ujarnya mengakhiri wawancaranya dengan bekasikota.go.id (tim/NTO)
 
Wujudkan _Bekasi Sehat, SMAN 7 _Bekasi, Sekolah Berwawasan Lingkungan
slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

TERJEMAHKAN




gmail sign inwww.gmail.comgmail sign ingmail logincreate gmail account