slide
Minggu, 23 November 2014
 
fb tw tw
05/10/2012 15:45:27 WIB

Budaya Seni Asli Bekasi Perlu Terus Dilestarikan

gb

Kota_Bekasi - Pertunjukan wayang orang Betawi banyak dimainkan di daerah Betawi pinggir, khususnya di Bekasi. Wayang orang asal Betawi menggunakan bahasa Melayu Betawi, musik dan lagunya juga menggunakan bahasa Melayu campuran bahasa Betawi. Di sinilah unsur percampuran itu terlihat. 

Kesenian asli Betawi ini mungkin sudah jarang dipertunjukan lagi kecuali untuk acara-acara besar maupun event-event tertentu saja. Walikota_Bekasi Dr.H.Rahmat Effendi saat menyaksikan pagelaran Wayang Orang Bekasi mengatakan bahwa budaya asli Bekasi saat ini sudah sangat sulit dilihat oleh masyarakat. 
 
Dirinya mengakui bahwa peranan Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota_Bekasi sangat vital terutama untuk melestarikan budaya asli Bekasi dan Jawa Barat. Saya mengharapkan didalam setiap event-event besar maupun kecil kesenian Bekasi dapat diikutsertakan walaupun harus dibiayai oleh Pemkot_Bekasi.
 
“Saya menginginkan seni budaya yang merupakan warisan nenek moyang kita dapat terus abadi. Pemerintah Kota_Bekasi dalam hal ini akan memberikan bantuan yang akan dianggarkan di APBD 2013 untuk tiap-tiap sanggar tari ataupun grup-grup kesenian lain yang telah berbadan hukum untuk dapat terus melestarikan budaya leluhur kita”, jelas Dr.H.Rahmat Effendi, Kamis malam.
 
Saat ini, di Kota_Bekasi sendiri terdapat beberapa sanggar kesenian yang tersebar di 12 kecamatan, diantaranya adalah Sanggar Kesenian Topeng Bekasi Nomir, Sanggar Sadilla dan Sanggar Norisa Bekasi yang seluruh banyak menampilkan budaya asli Bekasi. (tim/dimz/ronz)
 
Budaya Seni Asli Bekasi Perlu Terus Dilestarikan
slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

slide

TERJEMAHKAN




gmail sign inwww.gmail.comgmail sign ingmail logincreate gmail account