Pemerintah Kota Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi

Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Cuaca

Berawan 35°C

Kualitas Udara Baik

bg

Dari Hankam hingga Jatibening Baru Tri Adhianto Cek Kondisi Jalan, Perbaikan Dikebut

24 Oktober 2026
Dipublikasikan
21 kali
Berita ini dilihat
Bagikan Berita:
Dari Hankam hingga Jatibening Baru Tri Adhianto Cek Kondisi Jalan, Perbaikan Dikebut
Dari Hankam hingga Jatibening Baru Tri Adhianto Cek Kondisi Jalan, Perbaikan Dikebut Dari Hankam hingga Jatibening Baru Tri Adhianto Cek Kondisi Jalan, Perbaikan Dikebut Dari Hankam hingga Jatibening Baru Tri Adhianto Cek Kondisi Jalan, Perbaikan Dikebut

Dari Hankam hingga Jatibening Baru Tri Adhianto Cek Kondisi Jalan, Perbaikan Dikebut

KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi menargetkan pekerjaan Jalan Anugerah yang menghubungkan Jatiwaringin dengan Jatibening Baru, Pondok Gede dapat diselesaikan tahun ini.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengecek langsung kondisi ruas jalan tersebut bersama tim Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) dalam peninjauan sejumlah infrastruktur di wilayah Bekasi menggunakan sepeda motor.

Tri mengatakan, pekerjaan Jalan Anugerah membutuhkan perhatian khusus karena berada di kawasan lereng jalan tol. Karena itu, pelaksanaan pekerjaan harus memperhatikan kondisi konstruksi dan keselamatan.

“Jalan Anugerah kita targetkan selesai tahun ini. Karena posisinya berada di kawasan lereng jalan tol, tentu pengerjaannya harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi lapangan,” kata Tri.

Selain Jalan Anugerah, Tri juga meninjau Jalan Raya Hankam, Pondok Gede dan sejumlah ruas jalan lainnya.

Ia meminta jajaran terkait tidak membiarkan kerusakan jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama lubang yang berada pada jalur dengan mobilitas tinggi.

“Kalau ada lubang atau kerusakan yang membahayakan, segera ditangani. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” ujarnya.

Pemkot Bekasi terus melakukan perbaikan dan penataan jalan berdasarkan kondisi lapangan serta tingkat urgensinya.

Tri mengatakan kualitas jalan memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga, distribusi barang hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan publik.

Karena itu, penanganan jalan akan terus diarahkan pada ruas-ruas yang memiliki tingkat kebutuhan dan dampak yang tinggi bagi masyarakat.

(Ndoet)