
KOTA BEKASI - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, resmi membuka ajang Bekasi Berlari yang digelar di Halaman Plaza Pemerintah Kota Bekasi, bertepatan dengan momentum nobar Timnas Indonesia vs Bahrain, Selasa malam (25/03).
Lomba balap lari malam ini menjadi fenomena baru di kalangan anak muda, terutama di bulan Ramadan. Kegiatan yang biasanya berlangsung menjelang sahur ini semakin populer dan diminati oleh berbagai komunitas lari di Kota Bekasi.
Tri Adhianto menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah bagi anak muda untuk menyalurkan energi positif, terutama di bidang olahraga. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung aktivitas kreatif dan kompetitif yang mampu mempererat kebersamaan serta meningkatkan kesehatan masyarakat.
"Alhamdulillah, antusias warga sangat tinggi. Ini bukti bahwa anak muda Bekasi butuh ruang untuk berekspresi secara positif, dan pemerintah hadir untuk mewadahi itu. Apalagi kegiatan ini juga dirangkai dengan salat tarawih berjamaah dan nobar timnas, sehingga semakin memperkuat kebersamaan kita di bulan Ramadan," ujar Tri.
Kompetisi ini dibagi menjadi tiga kategori, yakni:
Partai Standar: untuk peserta dengan tinggi badan 165-175 cm dan berat badan kurang dari 60 kg.
Partai Gemoy: untuk peserta dengan tinggi badan 165-175 cm dan berat badan lebih dari 60 kg.
Partai Perempuan: dengan slot terbatas untuk 16 peserta.
Para pemenang berhak membawa pulang total hadiah sebesar Rp 15.000.000 serta Piala Wali Kota Bekasi.
Saat membuka pertandingan pertama untuk kategori Partai Perempuan, Tri berharap kompetisi ini bisa menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menarik lebih banyak peserta.
"Saya ingin ini menjadi ajang tahunan yang lebih besar, lebih meriah, dan bisa menginspirasi anak muda lainnya untuk tetap aktif dan sehat. Kita ingin Bekasi bukan hanya kota yang maju, tetapi juga kota yang penuh semangat dan kebersamaan," tutupnya.
(Ndoet/Dokpim)