Pemerintah Kota Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi

Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Cuaca

Badai Petir 25°C

Kualitas Udara Sedang

Wali Kota Bekasi Terapkan WFH Setiap Rabu, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jadi Prioritas

Wali Kota Bekasi Terapkan WFH Setiap Rabu, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jadi Prioritas

30 Maret 2026 | 10

Wali Kota Bekasi Terapkan WFH Setiap Rabu, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jadi Prioritas

Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi menetapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan diberlakukan setiap hari Rabu. Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di Plaza Pemerintah Kota Bekasi pada Senin (30/3/26).

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat terkait upaya efisiensi penggunaan bahan bakar di tengah dampak konflik global. Dengan penerapan WFH satu hari dalam sepekan, diharapkan mobilitas ASN dapat berkurang sehingga berkontribusi pada penghematan energi.

Meski demikian, Tri Adhianto menegaskan bahwa kebijakan ini tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa beberapa sektor pelayanan langsung tetap akan berjalan dengan pengaturan khusus, seperti Dinas Kesehatan, layanan kebersihan dan pengangkutan sampah, serta pematusan dan bidang lain yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kebijakan WFH ini merupakan bagian dari upaya efisiensi energi sesuai arahan pemerintah pusat. Namun saya tegaskan, pelayanan publik harus tetap berjalan optimal dan tidak boleh terganggu,” ujar Tri.

Kebijakan ini juga merupakan hasil evaluasi dari peninjauan langsung yang dilakukan Wali Kota pada Kamis, 26 Maret 2026, ke sejumlah instansi pelayanan seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Mal Pelayanan Publik (MPP). Dari hasil pemantauan tersebut, Tri memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.

“Kita sudah melihat langsung kondisi pelayanan di lapangan. Dengan sistem yang ada, saya yakin pelayanan tetap bisa berjalan baik selama dilakukan pengaturan yang tepat dan terus dievaluasi,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan ini. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan efisiensi energi dapat tercapai tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

(Prab)