Pemerintah Kota Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi

Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Cuaca

Berawan 35°C

Kualitas Udara Baik

bg

Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Pajajaran Gugat Drama Musikal Kolosal Hari Jadi Tatar Sunda

17 Mei 2026
Dipublikasikan
15 kali
Berita ini dilihat
Bagikan Berita:
Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Pajajaran Gugat Drama Musikal Kolosal Hari Jadi Tatar Sunda
Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Pajajaran Gugat Drama Musikal Kolosal Hari Jadi Tatar Sunda Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Pajajaran Gugat Drama Musikal Kolosal Hari Jadi Tatar Sunda

Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Pajajaran Gugat Drama Musikal Kolosal Hari Jadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadiri pagelaran drama kolosal di hari jadi tatar sunda, yang menghadirkan pertunjukan seni megah dan sarat nilai tradisi. Pagelaran berlangsung di Halaman Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan itu dihadiri juga oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta para pimpinan daerah di Jawa Barat.

Seniman dan seniwati tampil memukau ribuan warga. Mulai dari tarian tradisional hingga sajian seni musik khas Sunda menghidupkan suasana malam.

“Untuk menghidupkan kembali kesadaran sejarah dan warisan budaya Sunda yang tumbuh di wilayah Jawa Barat sejak ratusan tahun lalu,” ucap Wawali Harris Bobihoe disela-sela pagelaran kesenian tersebut

Ia juga mengatakan, momentum ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat.

Yang berarti mengangkat kembali tradisi baik para leluhur yang dikaitkan dengan upaya menata negara atau dalam hal ini Jabar, dalam nilai yang baik. Melalui gelaran ini, kembali mengenalkan budaya Tatar Sunda ke masyarakat,Dalam upaya untuk kembali memajukan kebudayaan Jabar.

Dirinya juga memberikan apresiasi dan dukungan atas Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 Tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda.

Milangkala Tatar Sunda di bawah kepemimpinan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi harus menjadi momentum agar masyarakat dan khususnya para generasi muda tidak melupakan akar budaya leluhurnya kecintaan terhadap budaya Sunda. (EZ/Dokpim)